Langsung ke konten utama

Sydney part 1

Menjelajah tempat baru memang merupakan suatu pengalaman yang mengasyikan. Terlebih bila perjalanan tersebut juga merupakan pengalaman pertama yang baru dialami. Di tulisan ini, saya mengajak pembaca semua untuk ikut masuk ke dalam perjalanan saya.

Perjalanan saya kali ini merupakan perjalanan kali pertama di bulan September 2017 ini menyusuri keindahan kota Sydney, Australia. Langkah kaki di trotoar perkotaan membuat saya juga sangat menikmati keindahan arsitekturnya. Bangunan bergaya Eropa menjadi perhatian saya. Dengan segera salah satu lansekap Kota Sydney tersebut saya abadikan. 



Sangat mengesankan, membuat saya berdecak kagum. Bangunan ini sangat terawat, berfungsi sebagai bank tanpa meninggalkan kesan elegannya. Rasanya seperti kembali ke masa nun jauh sebelum milenial ini.

Langkah kaki terus menyusuri pusat kota Sydney. Decak kagum terus menerus berkumandang dalam batin. Bukan hanya objek yang ikonik, saya juga tidak mau melewatkan pemandangan menarik lainnya.


Penataan desain luar ruang ini menarik perhatian saya. Sembari berhenti sejenak, menikmati keindahan instalasi seni tersebut, dan tentu saja langsung jepret beberapa gambar. Walapun ide serupa sudah pernah ada, namun jelas saat itu saya dibuat terkesan oleh deretan sangkar burung tergantung itu.

Saya mengajak Anda untuk menikmati pemandangan menarik lainnya di kota ini. Taman indah dengan berbagai bunga dan tanaman menarik ada di jantung kota. 


Saya disambut oleh monumen klasik khas Eropa Abad pertengahan. Decak kagum yang masih mengisi kepala belum sirna. Kejutan lainnya yang membuat hati damai dimulai. Mata saya dimanjakan dengan warna warni bunga-bunga yang terhampar luas. 




Sembari menikmati keindahan bunga-bunga, saya melanjutkan eksplorasi di taman kota tersebut. Sebuah danau, yang menurut saya biasa saja, tapi tetap memberikan kesan yang berbeda di tengah taman ini.


Saya menyusuri kembali taman ini hingga mengarahkan saya ke pemandangan yang lebih menarik. Bila sebelumnya saya hanya sebatas tau bahwa di Sydney itu yang terkenal hanya si gedung berbentuk siput dengan warna putih itu, sekarang saya menuju ke sana. Ternyata dari taman ini dapat mengarah ke gedung terkenal ini.


Beruntung saya diarahkan dari jalan yang berbeda seperti rute kebanyakan turis yang mengunjungi sang gedung megah ini. Tak kalah menarik, Harbour Bridge juga merupakan ikon kota Sydney. Sembari menikmati temaram senja, saya juga mengagumi jembatan ini.

Tak lupa objek utama para turis ke Kota ini, ikon Sydney berikutnya memang sudah sangat populer. Saya yakin pembaca juga tau tentang gedung ini. Opera House, sebuah gedung dengan arsitektur yang unik, ikon sejati kota Sydney. Bill ke Sydney, haruslah kita berkunjung Dan berfoto disini. Jadilah saya seperti itu, mengikuti formalitas turis, mengunjungi Opera House yang ikonik tersebut.


Sepertinya saya berada di bagian belakang Opera House. Spot ini agaknya kurang populer bagi para turis. Mungkin hanya perasaan saya saja. Tapi setidaknya kondisi itu menyenangkan karena berarti spot tersebut sepi dan bisa cukup waktu untuk berfoto.

Supaya perjalanan ini terasa lebih turis banget, saya akan mengajak pembaca untuk ke sisi lainnya yang lebih komersial, setidaknya dari sisi publikasi.  Maka sayapun berjalan menuju spot yang populer itu.



Sesi foto menjadi wajib dan menjadi lebih seru dengan objek yang menarik. Tentunya perlu menyediakan beberapa waktu untuk mendapat foto yang sesuai selera. 

Saya juga tidak mau melewatkan menikmati indahnya Opera House di malam hari. Seiring malam datang, kemeriahan cahaya pun dimulai.


Bersambung bagian 2...



Komentar